Saum R. Rusmana : Pileg Lutim, Aman, Damai & Unprovoked
LUTIM,- Pemilihan Anggota Legislatif serentak di seluruh Indonesia akan dilaksanakan pada tahun 2024 dan menjadi satu momentum penting dari intisari demokrasi guna mencatat sejarah keterwakilan di masing-masing daerah.
"Luwu Timur merupakan sebuah daerah yang unik karena banyaknya suku yang berkedudukan di sebuah daerah yang dijuluki bumi bataraguru ini mendapatkan previlege akan meriahnya pelaksanaan Pileg serentak. Banyaknya etnis yang juga merupakan sebuah tantangan nyata dalam sebuah pengaplikasian pesta demokrasi yang adil membuat siapa saja calon-calon wakil rakyat harus menjaga dengan baik kondisi dilapangan agar tidak terjadi pertikaian dalam masyarakat." Saum, Sekretaris Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia Kecamatan Nuha.
Sebagai contoh hal yang memiriskan yang bisa saja terjadi dalam pemilihan legislatif (pileg) bahkan bisa menjadi jejak buruk adalah bahwa sering kali timbulnya perpecahan dan konflik sosial ditengah masyarakat sebelum dan sesudah Pileg. Perbedaan pilihan adalah niscaya, yang ketika tidak disikapi secara dewasa menjadi awal terjadinya disharmonisasi dalam kelompok sosial masyarakat bataraguru.
"Tahun ini pileg dilakukan serentak diseluruh wilayah NKRI. Kita masyarakat luwu timur harus menikmati fasilitas negara yang dijamin oleh konstitusi ini yakni pesta demokrasi, maka dari itu mari kita ciptakan pileg yang damai, aman dan tidak mudah terprovokasi" beber Saum, Kabid Hub. Luar Pengurus Pusat IPMALUTIM 2020-2022.
Saum yang juga putra Sorowako mengatakan bahwa jumlah kursi di Luwu Timur kali ini bertambah dan menyarankan kepada masyarakat untuk memilih wakil mereka yang betul-betul menyuarakan kepentingan masyarakat banyak dan berdasar kepada kebutuhan rakyat serta bukan kepentingan golongan.
"Kita ketahui bersama bahwa pileg kali ini luwu timur menambah jumlah kursi anggota dewannya, maka dari itu sangatlah penting bagi calon-calon ini menjaga harmonisasi yang sudah terbangun. Disharmonisasi yang dipertajam dengan munculnya kampanye negatif (negatif campaign) dan kampanye hitam (black campaign) yang bisa saja memanaskan tensi politik dalam pileg membuat inti dari perbedaan pilihan bukanlah sebuah hal yang baru, tetapi keindahan yang diberikan oleh Tuhan untuk kita nikmati dan rasakan. Oleh karena itu meskipun masyarakat Luwu Timur berbeda pilihan janganlah sampai masyarakat bataraguru dipecah belah hingga harus saling adu mulut. Dan yang terpenting, pilih wakil rakyat ta yang betul-betul temani ki dan tau kondisi ta, paham dengan kebutuhan masyarakat banyak dan tidak terpaku terhadap kepentingan golongan" tutup Saum, selaku Mantan Wakil Ketua BEM SOSPOL 45 UNIBOS.
Add Comment