KoReAn Minta Ade Armando Sebaiknya Berhenti Menggunakan Politik Identitas Untuk Memenangkan Jagoannya
MAKASSAR,- Setelah selama lebih dari lima tahun para pembenci Anies tak juga mampu menemukan prilaku intoleran atau penggunaan politik identitas dalam pemerintahan Anies, maka tampaknya kelompok pembenci ini mulai frustrasi dan bingung harus menggunakan senjata apa lagi untuk menyudutkan Anies Baswedan.
Karena tak punya senjata lain, mereka terus memaksakan stigma politik identitas kepada Anies Baswedan dan hal itupun tampaknya akan gagal.
Terbaru, para pembenci yang kali ini diwakili Ade Armando justru menggunakan politik identitas untuk memenangkan Ganjar Pranowo.
Pernyataan Ade Armando diunggah di YouTube CokroTV dengan judul 'Ade Armando: BILA SUARA UMAT KRISTEN TERBELAH, ANIES AKAN MENANG'. Video itu ramai di Twitter pada hari ini.
Hal yang menonjol dalam video Ade itu adalah 'kalau umat Kristen kompak, Anies akan gagal. Kalau suara umat Kristen terbelah, Anies akan melenggang menjadi presiden.' Ade armando menjelaskan lebih lanjut.
Menurutnya, jumlah pemilih muslim untuk Anies dan Ganjar Pranowo bersaing ketat. Namun apabila pemilih Kristen tidak kompak, maka itu keuntungan bagi Anies.
Ketua KoReAn Ramli Rahim sebut " Pernyataan ini jelas merupakan politik identitas yang secara nyata dan terbuka digunakan secara politik untuk memenangkan calonnya. Ade Armando secara terbuka menggunakan politik Identitas untuk menjatuhkan dan membuat Anies Baswedan kalah dalam pilpres nanti"
Masyarakat seharusnya sadar bahwa apa yg dilakukan oleh Ade Armando adalah upaya nyata memecah belah persatuan bangsa, meminta umat kristiani bersatu dalam politik adalah upaya memecah belah bangsa dan menjauhkan umat kristiani dari pemeluk agama lain terutama umat Islam. Ade Armando menggunakan politik identitas Kristen untuk memenangkan jagoannya menuju kontestasi politik 2024.
Add Comment