25.8 c Dubai

Ini Harapan Tokoh Agama Sulsel Pasca Pergantian Kapolda

Ini Harapan Tokoh Agama Sulsel Pasca Pergantian Kapolda

MAKASSAR,- Rotasi jabatan disatu instansi adalah hal yang lumrah dilakukan dalam rangka penyegaran organisasi  demikian pula ditubuh Polri

Khusus Polda Sulsel kini dinahkodai oleh Kapolda baru   menggantikan Kapolda yang lama tentu sebagai bagian dari masyarakat Sulsel mengucapkan selamat datang Kapolda Sulsel  di tanah Bugis-Makassar semoga di dalam bertugas di Sulsel senantiasa diberi kemudahan dan kesuksesan

Sebagai catatan bagi Kapolda yang baru bahwa di Sulsel pada umumnya dan Makassar khususnya ada sejumlah fenomena klasik yang selama ini juga dihadapi oleh Kapolda-Kapolda sebelumnya yaitu seringnya terjadi gangguan kamtibmas oleh adanya tawuran atau perang antar kelompok masyarakat di Makassar, aksi kejahatan geng motor, jambret dengan menggunakan busur dan senjata tajam lainnya, peredaran narkoba dan lain sebagainya

selalku tokoh agama Dr.Abdul Wahid mengatakan bahwa Kondisi ini sepertinya perlu penanganan yang lebih intensif dan komprehensif sehingga ke depan Sulawesi Selatan dan Makassar bisa terwujud menjadi sebuah kota yang aman sehingga para investor dan turis domestik atau mancanegara tidak enggan (takut) untuk datang ke Makassar, apa lagi kota Makassar terkenal dengan slogan *Makassar kota Makan enak*

Terkhusus lagi di bulan Ramadhan seperti saat ini yang seharusnya suasana aman dan tenang perlu terus terjaga, akan tetapi ada saja oknum kelompok masyarakat terutama kalangan generasi muda yang kemudian mengusik hal tersebut

Di sejumlah ruas jalan di Makassar yang sering digunakan untuk balap liar dan sangat mengganggu masyarakat terutama pengguna jalan raya

Oleh karena kiranya ke depan pak Kapolda yang baru lebih mengintensifkan patroli bersama TNI-POLRI dan instansi terkait sehingga potensi gangguan kamtibmas bisa teratasi dengan maksimal

Langkah lain yang tidak kalah pentingnya adalah perlu semua elemen masyarakat bersatu padu, membangun kolaborasi dan sinergi bersama jajaran kepolisian untuk memiliki rasa tanggungjawab dalam menjaga kamtibmas di lingkungannya masing-masing.

Hindari penyebaran berita hoax dan provokatif dan mengajak para ustadz dan muballigh untuk menyisihkan waktu sedikit saat berceramah selama bulan ramadhan tentang pentingnya keamanan dan toleransi antar sesama umat dan warga bangsa, sehingga dengan demikian Makassar dan Sulsel akan tetap aman(*)

Baca Sebelumnya

Danny Pomanto Hadiri Malam Kenal Pamit Kapolda Sulsel

Baca Selanjutnya

Black Kriting Raih Juara 1 Turnamen Futsal STT Theologia Jeffri Makassar

Add Comment