25.8 c Dubai

Anak Pedagang Kelontongan Buku, Jadi Dokter

Anak Pedagang Kelontongan Buku, Jadi Dokter

MAKASSAR,- Sebagai ayah saya bersyukur dan bersimbah sujud di hadapan Allah SWT atasberkahnya bisa mengantar anak-anak kami menjadi dokter dari sebuah kampusterbesar di Indonesai Timur,  Universitas Hasanuddin.  “ Saya  bangga   karenakendatipun hanya berporfesi sebagai  pedagang  kelontongan  buku dan hanyahidup dan berharap dari penghasilan menulis buku bisa  mengantarkan anak-anak kami meraih bintangnya di langit” kata Tokoh Literasi Nasional, BachtiarAdnan Kusuma  usai mendampingi dr. Dea Ambarwati Kusuma, S.Ked. dan dr.Mulafarsyah,   S.Ked.   mengucapkan   janji   setia   profesi   dokter   Indonesia   diAuditorium   Prof.Dr.Achmad   Amiruddin,   Universitas   Hasanuddin,   Makassar,Selasa 1 November 2022. Dea meraih IPK Profesi dokter 3,83 dan Mula IPK 3,62.

Sebagai ayah saya bangga kepada anak-anak  kami karena  kendatipun penuhketerbaatas  fasilitas,  tapi  mereka  punya   semangat  belajar  tinggi  denganmemburu ilmu pengetahuan setinggi bintang di langit. Apapun alasannya, orangtua tidak bisa menjadikan alasan keterbatasan ekonomi membuat anak-anaknyatidak   memburu   ilmu   setinggi-tingginya”   ujar   Tokoh   Penerima   PenghargaanTertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional RI ini.Karena itu, BAK membenarkan kalau hanya dengan pendidikan yang baik bisameningkatkan kesejahteraan dan kehormatan seseorang. “ Sebagai ayah dan Ibudari anak-anak kami, kami selalu berpesan agar dengan keterbatasan ekonomidan fasilitas orang tua, bisa membayarnya dengan prestasi dan pendidikan yangbaik” kata BAK kembali.

Sementara   Dea   Ambarwati   Kusuma   dan   Mulafarsyah,   mengungkapkan   isihatinya kepada orang tuanya dalam sebuah tulisan berucap” Terima kasih YaRabb, engkau telah titipkan aku dalam keluarga kecil dan sederhana, namundilingkupi   dengan   penuh   cinta   dan   kasih   sayang.   Keduanya,   selalumendukungku,   mendoakanku,   mencintaiku   dan   selalu   menjadikan   aku   danpendidikanku   prioritas   dalam   setiap   momen,   meskipun   disaat   itu   terdapatkekurangan materi.  Namun,  tak  mengurangi   dukungannya untuk kami  anak-anaknya, terima kasih mama dan ayah atas segala doa kalian hingga aku bisamemeroleh   gelarkuini.   Maafkan   hingga   saat   ini   belum   mampu   membalassegalanya karena cinta orang tuaku tak terbatas” tulis Dea

Baca Sebelumnya

Wujudkan Tujuan Revolusi Pendidikan, Wawali Makassar Sebut SDM Harus Kompeten

Baca Selanjutnya

Fatmawati Rusdi Pantau Asesmen Kinerja Kepala Sekolah, Gunakan Sistem CAT

Add Comment